Malam ini hujan tidak turun. Tapi entah kenapa perasaanku tetap saja melankolis sejak perjalanan pulang tadi. Sambil menyetir aku mencoba mencari penyebab perasaan melankolis ini. Apa karena udara malam ini? atau karena suasana kota malam ini? atau malah karena lapres yang masih menjadi tanggunganku? #abaikan
Lampu-lampu kota malam ini terlihat memancarkan warna-warna sendu. Menguatkan suasana melankolisku malam ini. Seperti biasa, arus lalu lintas kota Surabaya tetap ramai, namun kosong. Wajah-wajah lelah terlihat di pinggir jalan, berharap hari cepat berakhir sehingga mereka bisa sedikit bernapas sebelum harus sesak kembali dengan padatnya aktivitas esok hari. Langit kota Surabaya malam ini tetap gelap dan sepi. Entah kenapa malam ini aku begitu memperhatikan tiap detail perjalananku menuju rumahku. Mungkin karena perasaan melankolis ini. Atau mungkin karenamu? 

"(lampu-lampu berkelipan di Jakarta yang sepi

Kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya

Kau dan aku berbicara

Tanpa kata, tanpa suara"

Sebuah Tanya - Soe Hok Gie


2 comments:

  1. Noviani Arifin mengatakan...

    super melankolis :)

  2. Unknown mengatakan...

    adakah sebuah penyesalan di depan?