Untitled

"jangan nikmati penderitaannya, tapi nikmati ilmunya" berulang kali kata-kata ini terngiang selama perjalananku pulang tadi. Rasanya kata-kata ini tepat sekali dengan keadaanku saat ini. Jujur saja beberapa minggu ini aku merasa sedikit low motivation karena beberapa masalah. Entah kenapa akhir-akhir ini masalah kompak banget datangnya barengan. Aku sempat kesal, apalagi ada masalah yang sebenarnya sudah berusaha aku cegah tapi tidak ada yang mau mendengarkan. Dan akhirnya aku juga menerima konsekuensi dari masalah tersebut. Aku juga kesal dengan orang-orang yang tidak mau melaksanakan tanggung jawabnya karena seribu alasan, dan akhirnya aku juga yang harus mengerjakan tanggung jawabnya. Mengerjakan kewajibanku, konsekuensi, dan kewajiban orang lain dalam waktu bersamaan sempat membuatku merasa "menderita". Bagaimana tidak? Disaat orang-orang lain nyaman dengan waktu istirahat dan refreshing mereka, aku harus merelakan waktuku demi itu semua. Tapi perasaan "menderita" itu hilang karena satu kalimat ini.

"jangan nikmati penderitaannya, tapi nikmati ilmunya"


Aku baru sadar, selama ini aku hanya sibuk mengeluh, mbatin, dan kesal. Aku hanya sibuk menikmati segala penderitaanku akibat masalah-masalah itu sampai aku tidak bisa melihat keuntungan yang aku dapat dari semua masalah itu. Aku tidak sadar dengan masalah-masalah itu aku mendapatkan banyak hal, aku bisa belajar lebih dalam lagi. Dengan adanya masalah-masalah itu aku bisa belajar untuk lebih bisa tahan banting. Dengan adanya masalah-masalah itu aku bisa belajar bagaimana bekerja sama dengan karakter orang yang berbeda. Dengan adanya masalah itu mungkin aku bisa belajar untuk mengarahkan orang lain dan diriku sendiri menuju kebaikan. Dengan menghadapi masalah itu, aku mendapatkan banyak ilmu yang bisa membuatku lebih baik untuk kedepannya. Aku hanya perlu menikmati ilmunya saja bukan penderitaannya. Seperti doa Douglass Mac Arthur untuk anaknya :

"Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak.
Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan

Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya."


Aku percaya semua yang masalah dan tantangan yang sudah dilalui pasti akan membuat pribadi seseorang menjadi lebih baik dari pribadi sebelumnya. Dan aku yakin masalah ini bisa menjadikanku seseorang yang lebih kuat dari yang sebelumnya. Selamat malam :)




 n.b. : postingan ini diberi judul Untitled karena aku belum tahu judul apa yang cocok untuk postingan ini -_-

0 comments: